Labil ah.

aku pergi. berusaha menutup hati. tapi kamu, sedang apa di hatiku? percuma menutup hati. bahkan kau tak jua pergi. dan aku selalu kembali.

Comments
4 Responses to “Labil ah.”
  1. fatchun says:

    hmmm,,,
    bener, ga ada gunanya emang menutup hati itu…
    coba kau pahami dia dari sudut pandang lain

    • staryrainydaily says:

      mungkin pintunya perlu ditutup dulu, baru dibuka lagi, biar enakan :) ))))

      • nur says:

        kl perlu kunci untuk ngebuka pintunya, sy bisa sediakan kuncinya.. ???

      • staryrainydaily says:

        eh ada kak afififififiiiiii…
        ko bisa nyasar ke TPS saya kak?? *kan maluuuu*
        *>,<*

        hemm. saya baru ngeh kalo kk tnyata nyambil jadi tukang kunci… bner2 entrepreneur sejati dahh.. haha :)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.